This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 20 Mei 2017

EVALUASI


TABEL PENILAIAN



NO
NAMA
DISKUSI
QUIS
TUGAS
JUMLAH NILAI RATA-RATA
1
DEWI SUGIARTI
50
100
60
70
2
LISTYA WAHYUNI
50
80
100
76,67
3
WELA JULIA
50
60
100
70
4
IKHSAN ARIFKI
50
60
80
63,33

QUIS


11.)   Perhatikan persamaan reaksi berikut!
Mg (s) + 2HCl (aq) → MgCl2 (aq) + H2 (g)

Apabila 4 gram logam Mg dimasukkan ke dalam 10 mL larutan HCl 2 M, maka volume gas H2 yang terbentuk dalam keadaan standar adalah....
(Ar Mg = 24; H = 1; Cl = 35,5)
A. 0,224 L
B. 0,448 L
C. 1,904 L
D. 2,240 L
E. 3,808 L
2.) 2 liter gas propana C3H8 dibakar sempurna menurut reaksi:
C3H8 (g) + 5O2 (g) → 3CO2 (g) + 4H2O (g)

Pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas oksigen yang diperlukan sebanyak....
A. 4 L
B. 6 L
C. 8 L
D. 10 L
E. 12 L

3.) 5 liter gas propana C3H8 dibakar sempurna menurut reaksi:
C3H8 (g) + O2 (g) → CO2 (g) + H2O (g)        (reaksi belum setara)

Pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas oksigen yang diperlukan sebanyak....
A. 5 L
B. 10 L
C. 15 L
D. 20 L
E. 25 L

4.) Jika 4,4 gram propana dibakar sempurna menurut reaksi:
C3H8 (g) + O2 (g) → CO2 (g) + H2O (l) (belum setara)

maka volum gas karbondioksida yang dihasilkan pada keadaan STP adalah....(Ar C = 12; H = 1)
A. 1,12 liter
B. 2,24 liter
C. 2,75 liter
D. 6,72 liter
E. 7,46 liter
5.)Sebanyak 8 liter gas propana dibakar dengan gas oksigen seseuai dengan persamaan reaksi
C3H8 (g) + 5O2 (g) → 3CO2 (g) + 4H2O (l)

5. Pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas CO2 yang dihasilkan adalah....
A. 24 liter
B. 12 liter
C. 8 liter
D. 6 liter
E. 3 liter

TUGAS



1.     Diberikan reaksi logam aluminium dan larutan asam klorida sebagai berikut
http://kimiastudycenter.com/images/stoikiometri-reaksi-1a.png
Jika massa logam aluminium yang bereaksi 8,1 gram tentukan volume gas H2 yang terbentuk pada keadaan standar!
(Ar Al = 27; H = 1; Cl = 35,5)
2.     Perhatikan reaksi berikut
H2 + CuO → Cu + H2O
Bila gas hidrogen yang diperlukan pada suhu 0°C dan tekanan 76 cmHg adalah 11,2
liter tentukan massa tembaga (Ar Cu = 63,50) yang dihasilkan pada reaksi di atas
3.     Diberikan reaksi sebagai berikut
H2S + O2 → S + H2O
Jika reaksi di atas menghasilkan sebanyak 320 gram belerang, tentukan volume H2S yang diperlukan pada STP
(Ar S = 32; H = 1)
4.     Diberikan reaksi sebagai berikut:
2H2 (g) + 2NO (g) → 2H2O + N2(g)
Jika 0,8 mol H2 habis bereaksi, tentukan
a) Jumlah mol NO yang bereaksi
b) Jumlah mol H2O yang dihasilkan
c) Jumlah mol N2 yang dihasilkan
Diberikan reaksi kimia sebagai berikut :
http://kimiastudycenter.com/images/stoikiometri-reaksi-4a.png

Jika dihasilkan 71 gram Cl2 pada reaksi di atas tentukan:
a) massa H2O yang terbentuk
b) massa KCl yang diperoleh
c) massa HCl yang diperlukan
d) massa KClO3 yang diperlukan
(Ar K = 39; Cl = 35,5; O = 16; H = 1)

MATERI

1. Penentuan Rumus Kimia
       Konsep mol dapat digunakan untuk menentukan rumus kimia suatu senyawa, baik rumus empiris (perbandingan terkecil atom-atom dalam senyawa) maupun rumus molekul(jumlah atom-atom dalam senyawa).
1.    Rumus empiris, adalah rumus yang menytakan perbandingan terkecil atom-atom unsur yang menyusun tiap molekul suatu senyawa
2.    Rumus molekul adalah rumus yang menyatakan dengan pasti atom-atom unsur yang menyusun tiap molekul suatu senyawa.
Contoh :   Senyawa                Rumus empiris        Rumus molekul
              Air                          H2O                        H2O
              Benzena                  CH                         C6H6
              Glukosa                   CH2O                   C6H12O6
              Amoniak                  NH3                        NH3
Rumus empiris dapat ditentukan dengan mengetahui perbandingan mol unsur-unsur yang menyusun suatu senyawa. Sedangkan rumus molekul dapat ditentukan apabila rumus empiris dan massa molekul relatif (Mr) senyawa diketahui.

Contoh soal 1:
Dalam 3 gram suatu senyawa karbon terdapat 1,2 gram karbon, 0,2 gram hidrogen, dan sisanya adalah oksigen. Tentukan rumus empiris senyawa tersebut(Ar H=1;C=12; dan O=16).
Jawab :      C= 1,2 gram, H= 0,2 gram, O= 3-(1,2+0,2)gram = 1,6 gram
Mol C  :  mol H  :  mol O   =   1,2  :    0,2   :   1,6
         12         1         16
                            =    0,1 : 0,2  : 0,1
                            =    1      : 2   :  1                    
Rumus empiris senyawa karbon tersebut adalah CH2O

Contoh soal 2:
Senyawa dengan rumus empiris CH2O mempunyai masa  molekul relatif(Mr)=60. Tentukanah rumus molrkul senyawa tersebut
Jawab:    (CH2O)n  =  60
          (12+2+16)n   = 60
          30n = 60
             n  = 2    Jadi rumus molekul senyawa adalah (CH2O)2 atau C2H4O2   

Contoh soal 3 :
Suatu senyawa diketahui terdiri dari 72% karbon (C), 21% nitrogen (N) dan 7% hydrogen (H) . Tentukan rumus empirisnya. (Persentase dalam hal ini persen berat).
Jawab : Misalkan berat senyawa adalah 100 gram, maka : berat unsur C = 72 gram, berat unsur N  =  21%, dan berat unsur H  = 7%
Mol C  :  mol N  :  mol H  =   72 :      21 :     7     =    6   :   1,5  : 7                                    12         14      1
Perbandingan mol setiap unsur :
 C   :   N   :   H   =   6   :   1,5   :   7    =   12   :   3   :   1            Jadi rumus empiris senyawa itu adalah   (C12N3H14)n dengan n adalah suatu kelipatan dari harga satu sampai tak terhingga.

Contoh soal 4 :
Suatu senyawa mengandung 48% karbon, 8% oksigen, 28% nitrogen dan sisanya hydrogen. Bila massa molekul relatif senyawa adalah 400, tentukan rumus molekul relatif senyawa itu !
Jawab : Misalkan berat senyawa adalah 10 gram, maka : berat unsur C=48 gram, berat unsur O = 8 gram, berat unsur N=  28 gram, dan berat unsur H = (100-48-8-28) gram = 16 gram






Contoh soal 5 :
Tiga liter hidrokarbon dibakar dengan tepat oleh 15 l gas oksigen dan menghasilkan 9 l gas karbondioksida. Tentukan rumus molekul senyawa hidrokarbon itu !
Jawab :   Persamaan reaksi pembakaran hidrokarbon CxHy adalah  :
              CxHy (g)    +   (x + ¼ y)O2(g)           xCO2(g)    +    ½ yH2O(l)
              Perbandingan volume gas :
              CxHy   :   O2   :   CO2   =   1   :   (x  +  ¼ y)   :   x
              Volume gas CO2 yang terbentuk  =  9 l, maka :
               x/1      X    volume   CxHy   =  volume gas CO2
              x/1       X    3     =    9      x  =  3
              Volume gas  O yang bereaksi  =  15 liter, maka   :
              (x  +  ¼ y)   X   volume CxHy   =   volume gas O2
                      1
              (x  +   ¼ y)   X  3  =  15
              3x   +   ¾ y           =  15
              3.3   +   ¾ y          =   15
              ¾ y    =  15  -  9    =   6
              y   =     4/3. 6        =   8
              Jadi rumus molekul hidrokarbon itu : C3H8
                                                                            
2.   PERSENTASE UNSUR DALAM SENYAWA
Merupakan penjabaran dari Hukum Proust










Contoh : Berapa persen besi yang terdapat dalam Fe2O3, (Ar Fe=56, Ar O = 16)
                                                  
Jawab :                               






 


3. AIR KRISTAL
          Yaitu air yang terjebak didalam kristal dan akan hilang bila dilakukan pemanasan.  Contoh CuSO4.5H2(Cupri Sulfat/ Terusi)

Contoh : Kristal  Zn (NO3)2.xH2dipanaskan hingga semua air kristalnya menguap, ternyata beratnya berkurang 36.54%, tentukan harga x.  (Ar Zn = 65, N=14, O=16, H=1 )
Jawab: misalnya massa kristal = 100 gram
           Massa kristal berkurang 36.54%
           Jadi, massa kristal yang tersisa adalah
           Massa Zn(NO3)2 = (100 – 36.54) gram
                                = 63.46 gram
           Massa H2O       = 36.54 gram
                                                          






4. KOEFISIEN REAKSI
      Koefisien reaksi menyatakan perbandingan mol dari seluruh zat yang ada pada persamaan reaksi, baik pereaksi di ruas kiri maupun hasil reaksi di ruas kanan.
Jika salah satu zat diketahui molnya, maka mol zat-zat lain pada persamaan reaksi tersebut dapat dicari dengan cara membandingkan koefisien.
hal ini, yang kita perhatikan dan dilibatkan dalam perhitungan hanyalah mol yang habis saja.

Contoh soal 1 :
Sebanyak 32 gram metana , CH4 dibakar dengan 160 gram oksigen(C=12; H=1; O=16). Berapa gram CO2 yang dihasilkan ?
Jawab : Reaksi pembakaran  CH4     :  CH4  +  2O                 CO2  +  2H2O
                                    Mol CH4 = 32  mol = 2 mol
                                                 16
                                    mol O2    = 160  mol =  5  mol 
                                                    32  
Oleh karena 2/1 lebih kecil dari 5/2 , berarti yang habis adalah 2 mol CH4.
CO2 = 1/1   x   2 mol = 2 mol
Massa CO2  =  2 x 44 gram    =   88 gram  
     
 5.    HUKUM AVOGADRO DAN  KEADAAN STANDAR
    1.  Hukum Avogadro
       Pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas yang bervolume sama akan memiliki mol yang sama                               

Contoh:
Sebanyak 13,5 gram aluminium(Al=27) direaksikan dengan larutan asam sulfat:
2Al   +   3H2SO4   --------->  Al2(SO4)3   +   H2
Hitunglah volume gas H2 yang terbentuk , diukur pada kondisi dimana 1 mol gas O2 bervolume 20 liter .
Jawab:
Al   =   13,5   mol   =   0,5   mol
             27
H2  =   3   x  0,5  mol  =  0,75  mol
          2
Untuk mencari volume Hgunakan volume O2 sebagai pembanding.
 Mol  H2           =       mol     O2
Volume  H2           volume  O2  
0,75   =   1
x            20
x        =   15 liter

 2.   Keadaan Standar
    Setiap 1 mol gas apa saja pada suhu 00 C dan tekanan 1 atm memiliki volume 22,4 liter (22,4 dm3).
Suhu 00 C dan tekanan 1 atm dikenal sebagai keadaan standar atau STP(Standard Temperature and Pressure). Pada keadaan standar berlaku hubungan :
Ingat, rumus ini hanya berlaku pada STP(suhu 00 C dan tekanan 1 atm). Jika suhu bukan 00 C dan tekanan bukan 1 atm, gunakanlah Hukum avogadro untuk mengubah mol menjadi volume atau sebaliknya.
Contoh :
245 gram KClO3(Mr = 122,5) dipanaskan sehingga terurai menjadi KCl dan gas Omenurut reaksi
2 KClO3(s)    ------->  2KCl(s)   +   3O2(g)
Berapa liter gas O2 yang terbentuk, diukur pada keadaan standar?
Jawab :
KClO =    245    mol   =   2 mol
               122,5
O      =     3   x  2 mol  =  3  mol
                  2
          =   3   x  22,4 lter  =  67,2  liter 
  

3.Hukum Gas Ideal
P V  =  n RT
Dengan: 
P = tekanan (atmosfer) 
V = Volum (liter)
N = jumlah mol (mol)   
 R = tetapan gas ideal ( 0.082 L atm K-1 mol-1)  
T = suhu mutlak (Kelvin = oC + 273 )
Contoh :
Berapa volume 1 gram gas Hidrogen yang diukur pada 25oC dan tekanan 1 atm?
Jawab : Mr H2 = 2, T =(25 + 273)oK = 298oK

                   gram H2           
  mol  H2 = -----------
                       Mr H2


                P V  = nRT
             V  = n R T
                     P
             V  = 0.5 mol x 0.082 L atm K-1 mol -1 x 298 K
                                      1 atm

                 = 12.218 L